PT.SolidGoldSemarang~ Minyak memperpanjang penurunan dari level terendah dalam lebih dari 5
1/2 tahun terakhir seiring Venezuela dan Iran menyerukan kepada para
anggota OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries) untuk
berkerja bersama dalam membanti pemulihan pasar minyak mentah.
Kontrak berjangka minyak turun seebsar 1.5% di London setelah mengalami
penurunan mingguan ke-7. Harga minyak perlu balik ke level $100 per
barel untuk keseimbangan ekonomi, hal itu disampaikan oleh Presiden
Venezuela Nicolas Maduro. Sementara Presiden Iran Hassan Rouhani
menyatakan kerjasama diantara para anggota OPEC dapat menstabilkan harga
minyak,
Tahun lalu minyak mentah mengalami penurunan hampir 50% ditengah
melonjaknya pasokan global dan tanda-tanda merosotnya permintaan. OPEC
sedang menghadapi melonjaknya produksi minyak AS dengan menentang
pemangkasan produksi, hal tersebut merupakan sinyal yang membiarkan
harga turun ke level terendahnya dari laju output Amerika dalam lebih
dari 3 dekade terakhir.
Brent untuk penyelesaian Februari turun sebesar 75 sen ke level $49.36
per barel di Bursa ICE Futures Europe, London dan berada pada level
$49.52 pukul 11:30 pagi ini waktu Sydney. Tanggal 9 Januari lalu kontrak
berjangka Brent turun 85 sen dan ditutup pada level $50.11, level
terendah sejak April 2009 silam. Acuan minyak mentah Eropa tersebut
diperdagangkan lebih tinggi seebsar $1.85 dibanding WTI (West Texas
Intermediate).
WTI untuk pengiriman Februari turun sebesar 81 sen atau 1.7% ke level
$47.55 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile
Exchange. Tanggal 9 Januari lalu WTI turun 43 sen ke level $48.36. (bgs)
Sumber : Bloomberg
baca Disclaimer
0 comments:
Posting Komentar