Pernahkah
Anda mengamati teman kantor Anda? Atau barangkali justru “kerjaan” Anda malah
mengamati teman kantor? Nah simak type Anda dan atau teman kantor Anda yang
dikutip dari metrotvnews.com
Si Bossy
Apa yang dikatakannya
adalah titah, dan ia ingin dihormati bagaikan seorang atasan. Ia ingin semua
orang melakukan apa yang diperintahkannya. Dan tentunya ia yang akan
mendapatkan pujian dari hasil pekerjaan rekan-rekannya.
Si Tukang Gosip
Ini dia nih si tukang gosip, yang
selalu rajin menebarkan gosip di mana-mana. Baru saja Anda turun dari sebuah Mercedez Bens, milik paman Anda.
Beliau melambai dengan penuh kasih sayang dan berharap Anda bisa mengunjungi
istrinya (bibi Anda) yang sedang sakit. Dan kebetulan saat itu si tukang gosip
melihatnya, tanpa ada cross check lagi dia langsung menyusun cerita bahwa Anda
adalah simpanan om-om kaya yang berbuat curang kepada istrinya dengan memacari
Anda. Oh My God!
Well, bagaimanapun juga,
si tukang gosip ini selalu ada di manapun Anda bekerja. Tak ada kantor yang
bebas dari si tukang gosip.
Miss Ring-ring
Kapanpun Anda bertemu dia, dia pasti
sedang berasyik masyuk dengan telepon kesayangannya entah itu adalah
kekasihnya, mamanya, temannya atau siapapun juga yang menjadi lawan bicaranya. Dia bukan seorang operator atau customer service, tapi dia selalu
terlihat sibuk sendiri dengan telepon genggam yang nyaris tak pernah ia
lepaskan.
Si tukang fotocopy
Dia bukan seorang helper, malah dia
adalah rekan Anda atau seseorang dari divisi lain yang memang selalu rajin
mem-’fotocopy’ Anda. Yang difotocopy
bukanlah berkas-berkas atau surat- surat penting, melainkan gaya berbicara
Anda, gaya berbusana Anda, barang-barang yang Anda miliki, atau bahkan dia berusaha mem-fotocopy pacar Anda!
Si Nggak Penting
Apapun yang dikatakan dan dibahasnya
adalah suatu topik yang tidak penting dan bahkan humornya sama sekali tak lucu.
Herannya, ia menganggap dirinya adalah orang penting, yang menyenangkan dan
pasti ditunggu orang banyak. Ia akan berjalan mondar mandir di seluruh ruangan
dan berusaha mencari perhatian banyak orang yang padahal sudah mulai kesal. Di
ruang makan ia akan dengan senang hati bercerita soal masalah pribadinya kepada
semua orang, berharap simpati atau tepuk tangan.
Speakerman
Suaranya membahana di seluruh ruangan,
seolah ia adalah penyanyi seriosa. Bahkan saat Anda ada di lantai 1 dan dia di
lantai 3, suaranya masih saja terdengar seolah-olah dia ada di ruanganAnda. Dia
tentunya nyaman-nyaman saja dengan suaranya, dan tak pernah merasa ada yang
salah dengan dirinya. Sementara Anda sudah membutuhkan sumbat telinga saat
ngobrol dengannya.
Si Pemalas
Datang terlambat, di tengah pekerjaan
dia sering break untuk merokok,
ngobrol, tidur-tiduran dan doing nothing!
Ya siapa lagi kalau bukan si pemalas. Sebal rasanya melihat tingkahnya yang bak
pemilik perusahaan, kerja seadanya dan makan gaji buta. Setiap Anda berpapasan
dengannya, ia pasti sedang bersantai ria. Sebenarnya dia datang untuk kerja atau
nampang sih?
Si tukang pinjam
Jika Anda melirik ke meja kerjanya,
semua barang ada di sana. Tapi sayangnya itu bukan barang miliknya, laptop yang
berdiri manis di mejanya adalah milik si Ana, sedangkan mug yang digunakan
untuk menikmati kopi panas adalah mug baru si Ella, bahkan kopi yang tengah
diseduhnya adalah kopi si Aldo. Semua barang yang dipakainya nyaris semua milik
orang lain. Jadi timbul pertanyaan, apakah undies
yang dikenakannya saat ini juga hasil ia meminjam?
Si usil
Ia sangat hobby membuat kejutan tak
penting di kantor, bukan kejutan sih, tepatnya adalah keusilan. Terkadang ia
akan bersembunyi di balik pot dan mengejutkan orang yang lewat. Terkadang ia
pura-pura pingsan dan tak bisa bernafas. Atau menyembunyikan handphone di dalam box tissue.
Kekanakan, sekaligus usil dan nggak penting ya!
Si Pemarah
Anda mungkin ingat tokoh Kapten Haddock
dalam komik dan film kartun petualangan TINTIN yang hobi mengumpat dan fakir
senyum. Ya, ia adalah si pemarah yang sebentar-sebentar mengeluh dan jarang
terlihat bahagia. Bahkan saat ia tersenyum terkadang tak tersirat kebahagiaan
dalam wajahnya. Jutek dan malah membuat kita tidak bersemangat dalam bekerja.
Mungkin aura pemarahnya menyihir seluruh ruangan menjadi gelap dan spooky ya.
Si burung Nuri
Sepanjang hari ia bersiul tiada henti,
katanya sih ia lebih bersemangat kerja apabila ada musik yang menemani. Jika
tak ada musik, maka ia akan bersiul atau menyanyi. Ya, bagi dia sih hal itu
menyenangkan, tetapi tak semua orang bisa konsentrasi bekerja saat mendengar
musik atau siulan. Malah kebanyakan menjadi sulit konsentrasi dan tak bisa
fokus.
Si Jablai
Entah karena ia adalah seorang yang
berharap mendapat pasangan, atau memang dia genit, sehingga ia hobby sekali
menyentuh lawan bicaranya. Memang sih 5 detik sentuhan lebih berarti daripada 5
menit ucapan, namun tak semua orang harus disentuh bukan? Dan sudah jelas jika
tak semua orang suka disentuh saat berbicara dengan orang lain.
Si tukang makan
Bukan tumpukan berkas yang ada di
mejanya, melainkan aneka camilan, mulai dari roti, cake, kacang, dan aneka snack lainnya. Dan setiap waktu Anda
melirik ke mejanya, ia sedang sibuk menikmati salah satu dari makanan yang ia
bawa sebagai bekal. Well, mungkin dia harus beralih profesi sebagai food taster.
BB-man
Apa sih BB itu? Itu lho, bau tak sedap
yang dihasilkan tubuh karena produksi keringat berlebihan. Nah yang ini
seringkali kita temui di lingkup kerja kita. Dan terkadang mereka justru tidak
sadar dengan bau badan mereka, sementara kita sudah dibuat mabuk dan pusing
menghirup bau badan yang tak sedap tersebut. Mau didiamkan kita yang akhirnya
menderita, tapi ditegurpun takutnya kita yang malah disalahkan. Kabar buruknya,
hampir setiap tempat kerja selalu memiliki beberapa di antara orang menyebalkan
tersebut. Namun tentunya Anda tak boleh emosi dalam menghadapi mereka. Tanggapi
saja seperlunya dan hadapi dengan lapang dada. Jika memang mereka terlanjur
menjengkelkan dan mengganggu, tak ada salahnya kok Anda menegur mereka.
baca Disclaimer

Blogger Comment
Facebook Comment