PT.SolidGoldSemarang~Saham Jepang jatuh untuk hari kedua setelah aksi jual di China memicu
penurunan pasar global yang mengirim yen melonjak terhadap dolar.
Indeks Topix turun dengan 0,3 persen ke level 1,505.55 pada pukul 09:01
di Tokyo setelah kehilangan 2,4 persen Senin, itu merupakan hari
pembukaan terburuk tahunan sejak 2008. Indeks Nikkei 225 Stock Average
kehilangan 0,2 persen ke levek 18,410.14. Yen diperdagangkan pada level
119,48 per dolar, mendekati level tertinggi dua bulan. Data ekonomi yang
lemah Cina dan kemungkinan dari akhir larangan penjualan saham akhir
minggu ini di Shanghai membuat saham jatuh sebelum circuit breaker
menghentikan perdagangan. Sebuah laporan menunjukkan manufaktur AS
mengalami kontraksi di laju tercepat dalam enam tahun juga membebani
ekuitas.
Bukti melambatnya manufaktur di Cina berkontribusi pada aksi jual hari
Senin, dengan indeks komposit Shanghai turun 6,9 persen saat perdagangan
dihentikan. Kecemasan investor atas akhir dari larangan penjualan saham
oleh para pemangku kepentingan utama yang dipredikisi terjadi pada 8
Januari juga membebani sentimen. Bursa dana pertukaran perdagangan AS di
untuk saham China jatuh lebih dari penurunan yang diraih CSI 300 Index
sebelum perdagangan di daratan dihentikan, menunjukkan penjualan mungkin
berlanjut pada hari Selasa. (sdm)
Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer
0 comments:
Posting Komentar